Posted by: donyariya | December 18, 2008

memulai menjadi pembeli yang pintar !

be a smart shopper !

be a smart shopper !

Apa sih membeli pintar ? kok saya tiba-tiba bisa kesambet ngomongin tips beginian ? cuman pengen berbagi saja, berhubung saya juga sehari-hari bekerja berhubungan dengan dunia pembelian, dan berharap semoga ini bisa kita gunakan dan aplikasikan dalam keseharian kita.

Membeli itu kan gampang, asal ada uangnya, iyah benar, tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut. Tetapi perlu diingat uang atau dana adalah salah satu pembatas kita dalam membeli sesuatu. Seseorang akan cenderung berhati-hati dan mengharapkan lebih dari uang atau dana yang di belanjakan, setujukan ?

Permasalahannya, tidak semua orang ataupun organisasi bisa dikatakan pintar dalam hal membelanjakan uang atau dananya. Sehingga banyak terjadi ineffective procurement atau pembelian yang bisa dikategorikan sebagai pembelian tidak efektif.

Jadi bagaimana sebaiknya ?  supaya pembelian kita bisa dikategorikan pembelian pintar atau pembelian efektif.

Perencanaan

Yah berencana, sesuatu yang mudah sederhana bukan. Lebih baik menghabiskan sebagian waktu kita untuk merencanakan dahulu tentang apa yang akan kita beli. Pada tahap ini si pembeli bisa mengumpulkan data spesifikasi produk/jasa yang akan di beli, merk-nya, source-nya sampai ke berapa banyak yang akan kita beli. Jangan bertindak sembrono dengan dana kita, pembelian tidak berencana seperti saat SALE SEASON , yang sebenarnya belum tentu memberikan keuntungan buat si pembeli.

Pengumpulan Informasi

Setelah kita tahu barang yang akan dibeli, hal selanjutnya yang kita lakukan adalah melakukan pengumpulan informasi. Rasanya untuk era i-net seperti sekarang, pengumpulan informasi bukanlah menjadi hal yang sulit. Kita bisa mengetahui seluruh informasi dari barang/jasa yang akan kita beli, dan kemudian membuat satu rangkuman atau tabulasi sederhana tentang barang atau jasa tersebut.

Proses pendataan informasi dan tabulasi ini biasa disebut juga Comparative Analysis ,bahasa kerennya di dunia procurement.

Apa yang akan kita dapatkan dari comparative analysis ini ? informasi mengenai spesifikasi produk, merk, delivery, harga ataupun after sales service adalah informasi yang sangat berguna. Hal-hal lain yang sifatnya tambahan dan kita anggap perlu bisa juga ditambahkan, misalnya lokasi sumber atau metode pembayaran.

Pengambilan Keputusan

Tahap ini menurut saya adalah tahapan yang cukup penting. Ketepatan kita dalam membuat rencana dan pengumpulan informasi akan mempengaruhi keputusan yang kita ambil.

Perlu diingat, prinsip 5R yang harus dipunyai seorang pembeli pada saat pengambilan keputusan. Lalu apa sih 5R itu.

  1. Right Quality : Faktor terpenting. Seorang pembeli harus sadar dengan kualitas yang diharapkan dari barang yang dibelinya.
  2. Right Source : Pemilihan source akan menentukan dalam hal reliabilitasnya, nama supplier itu sendiri. Tentunya kita akan merasa lebih nyaman jika membeli dari authorized dealer langsung.
  3. Right Time : Waktu nya harus sesuai, biasanya ini berhubungan dengan delivery atau ketersediaan barang tersebut, tergantung dari si pembelinya seberapa besar pengharapan terhadap ketersediaan barang.
  4. Right Quantity : membeli dengan jumlah yang tepat
  5. Right Price : harga barang tersebut.

Dengan tepatnya perencanaan dan pengumpulan informasi yang kita lakukan, dan berpegang ke prinsip 5R, saya pastikan sedikitnya kita sudah lebih dekat disebut sebagai pembeli yang pintar.

Untuk lebih mendalam dari semua faktor-faktor di atas, lain waktu akan coba yang jelaskan lagi lebih detil terhadap 5R dan cara-cara yang lazim untuk bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Keputusan pembelian yang salah adalah pembeli terlalu melihat ke “naked price” atau “tag Price”. Hal yang paling sering terjadi, pembeli terjebak ke persepsi tag price atau harga label saja. Seharusnya package price dari suatu barang perlu dilihat. Misalnya ongkos kirim, umur pakai barang, dll.

Be a Smart Shopper !

(bersambung)


Responses

  1. yang pasti, jangan percaya sama beli yang batangan.. ingat!
    *pasti gara2 lensa nikonnya rusak nih (thinking)*


Leave a response

Your response:

Categories